Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2010

Jogja New Career?

Gambar
5.30 pagi. Raungan gitar Eet Sjahranie memenuhi kabin mobilku. Membuatku tetap terjaga. Melewati jalan berbelok lepas Ambarawa. Banaran ada di depan mata. Setelah hampir 7 tahun berpeluh mencari lembar rupiah di kota Lumpia. Awal November ini menjadi pengingat perjalanan karirku menuju kota Gudeg. 2 minggu yang lalu.. Istriku sempet terbengong ketika kuceritakan tawaran dari Pusat untuk pindah. Sejenak kemudian senyumnya sudah tersurat di wajahnya yang ayu. Dan berujar, "Tidak apa-apa,terima saja tawaran itu. Mungkin jalan kita memang harus begini. Rezeki Tuhan ada dimana saja,asal kita mau berusaha. Sabar dan jalani saja. Dengan begitu kita akan lebih menghargai hidup dan mensyukuri segala apa yang kita punya." Saat aku menunjukkan keberatan berpisah dengannya,lanjutnya,"Kita hanya berpisah secara fisik,namun doa ,cinta dan hati akan selalu berjalan bersama." Kualihkan pandanganku ke Si Kriwul yang lagi nonton teve. Gadis 6 tahun itu duduk melorot di kursi sambil t...